LATAR  BELAKANG

Sudah tidak disangsikan bahwa Instalasi Gawat Darurat (IGD) di sebuah rumah sakit merupakan pintu gerbang pelayanan sekaligus etalase kualitas pelayanan rumah sakit, yang akan dinilai oleh masyarakat pengguna rumah sakit. Oleh karenanya IGD di rumah sakit haruslah benar benar dapat mewakili pencitraan setiap rumah sakit, dimana semua aspek pelayanan yang dilaksanakan di IGD tersebut merupakan gambaran pelayanan kesehatan secara keseluruhan dari rumah sakit.

IGD yang merupakan unit kerja fungsional di rumah sakit menghimpun dan menggambarkan hampir semua bentuk sumber daya yang ada di rumah sakit, baik bangunan fisik, peralatan dan SDM kesehatan yang diarahkan untuk memberikan pelayanan pada masyarakat pengguna dalam keadaan siap pakai 24 jam.

Di era globalisasi dengan jargon akuntabilitas, transparansi dan partisipasi masyarakat serta supremasi hukum sekarang ini, maka pelayanan IGD haruslah dapat memenuhi keempat jargon tadi, kalau tidak maka bukan tidak mungkin rumah sakit akan disibukkan dengan tuntutan (hukum) masyarakat yang bertubi tubi.

Untuk menjaga agar IGD sebuah rumah sakit dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat, maka Kementerian Kesehatan telah menetapkan  persyaratan sebuah IGD mulai dari input, proses sampaioutcomenya melalui Keputusan MenKes no 856 tahun 2009.

Selain itu Kementerian kesehatan telah pula menetapkan keharusan rumah sakit dilakukan akreditasi sebagai upaya menjaga dan menjamin mutu pelayanan rumah sakit termasuk pelayanan IGD nya, melalui Permenkes No 12 tahun 2012.

Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai badan independen yang ditunjuk Menteri kesehatan untuk melakukan akreditasi nasional melalui Permenkes No 428 tahun 2012, telah menetapkan (bersama Dirjen BUK- Kemkes) Standar akreditasi rumah sakit yang mengadaptasi standar akreditasi JCI. Sudah sewajarnya setiap Pimpinan rumah sakit memahami standar yang telah ditetapkan ini sebagai acuan dalam mengelola IGD di rumah sakitnya, oleh karenanya perlu dilakukan pelatihan bagi pimpinan rumah sakit dan pejabat yang terkait untuk mengenali dan memenuhi standar tersebut.

TUJUAN

Membantu meningkatkan kemampuan manajemen rumah sakit dan membuka wawasan kepada Komite Medis, staf medis dan staf manajemen rumah sakit dalam memahami dan menyiapkan IGD rumah sakit yang sesuai dengan standar Akreditasi RS versi 2012.

MATERI

  • Pengaturan alokasi ruangan pelayanan dan fasilitas peralatan di IGD.
  • Pengelolaan SDM IGD (pola ketenagaan, kualifikasi staf, mapping kompetensi staf, training need assesment, program training, program orientasi, jenjang karier perawat)
  • Standar Pelayanan IGD, Panduan praktik Klinis Trauma, Triase pasien
  • Resusitasi pasien, Code Blue sistem, Tim tanggap darurat.
  • Hospital Disaster Plan
  • Perancangan rekam medisIGD serta format pendukung pelayanan IGD
  • Program mutu dan keselamatan pasien di IGD, indikator mutu IGD
  • Latihan membuat regulasi pelayanan IGD dan Hospital Disaster Plan

METODE

  1. Ceramah
  2. Diskusi, tanya jawab.
  3. Latihan membuat Regulasi pokok IGD.
  4. Latihan membuat Hospital disaster Plan

PESERTA YANG DIREKOMENDASIKAN

Direktur, Staf Medis RS Manajer Pelayanan RS, Staf Keperawatan IGD, Staff Manajemen (IPRS), Kepala IGD.

INSTRUKTUR

dr. Afrina, MKK

Latar belakang pendidikan beliau adalah Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Indonesia. Sebagai praktisi kesehatan beliau sudah lebih dari 6 tahun aktif di berbagai bidang, diantaranya dokter in house clinic di klinik PT. Panasonic Jakarta, dokter PTT di RS Parindu PTPN XIII Kalimantan Barat, dokter in house clinic di klinik PT. Mitsuba Cibitung, dokter in house clinic di klinik PT. JHHP Jakarta, dokter in house clinic di klinik PT. YKK Depok. Selain itu juga beliau kerap kali terlibat menjadi pembicara dalam banyak pelatihan kompetensi keahlian, yaitu: Training First Aid (P3K) (PT. Ritra Cargo Indonesia), Training Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) dengan peserta dari RSUD Nunukan. Training Penanganan Penderita Gawat Darurat Obstetri Neonatus (PPGDON) Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Puskesmas Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, Puskesmas Air Saga Kabupaten Belitung, Puskesmas Sijuk Kabupaten Belitung, Puskesmas Simpang Rusa  Kabupaten Belitung, Puskesmas Membalong Kabupaten Belitung, Puskesmas Selat Nasik Kabupaten Belitung, Puskesmas Pembantu Buluh Tumbang Kabupaten Belitung, Puskesmas Tanjung Binga Kabupaten Belitung, Puskesmas Pembantu Cerucuk Kabupaten Belitung, Puskesmas Badau Kabupaten Belitung, RS. Salak Kota Bogor, RSU Kec. Sawah Besar, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, RSUD Sekarwangi Sukabumi, RSU Kecamatan Kramat Jati, Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Selatan, Puskesmas Laiwu Kab. Halmahera Selatan, Puskesmas Wayaua Kab. Halmahera Selatan, Puskesmas Loleojaya Kab. Halmahera Selatan, Puskesmas Jiko Kab. Halmahera Selatan, Puskesmas Makian Kab. Halmahera Selatan, Puskesmas Wayaloar Kab. Halmahera Selatan, RS Khusus Bedah Rawamangun, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung, RSUD Ba’a Kab. Rote Ndao Nusa Tenggara Timur, RSIA Karunia Kasih, Klinik Telagasari Karawang. Training Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Laboratorium Rumah Sakit dengan Peserta dari RSUD Kabupaten Balaraja, Training Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit dengan peserta dari RS TK IV Salak Bogor, RS Restu Ibu Balikpapan Training Teknik Aseptik dengan peserta dari RSUD Leuwiliang, PT. Brawijaya Medikatama RSU Annisa Medical Centre (AMC) Cileunyi Bandung, RSU Haji Medan dan masih banyak yang lainnya.

DURASI
 2 Hari (Efektif 14 Jam: 09.00-16.00)
INVESTASI

Rp 4.350.000,00/peserta (jakarta, bogor, bandung, yogyakarta, surabaya)
Rp 5.350.000,00/peserta (bali/lombok)

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 3X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di hotel berbintang.

INFORMASI PENDAFTARAN & PROMO

Hub      : 021 – 3318 6783, 3280 5064

CONTACT PERSON

0812 9578 8177, 0813 8280 7230

JADWAL TRAINING MANAJEMEN INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) TAHUN 2018

  • 12-13 November 2018 Surabaya
  • 10-11 Desember 2018 Bandung

REFERENSI

  1. RSU Tadulako palu

TESTIMONI

  • “Sangat berkesan banyak ilmu yang di dapati saat mengikuti training, pemateri sangat care dengan peserta.”Rahma wahyuni, S.Kep, NS, Staff-RSU Tadulako Palu
  • “Isi materi pelatihan sangat baik & disajikan oleh pemateri yag berpengalaman serta kooperatif  untuk diajak diskusi.”Mutmainah Tamar, S.Kep, Perawat Pelaksana-RSU Tadulako Palu

Post Comment