Training Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Persiapan Akreditasi Rumah Sakit (Almost Running : 8-9 September 2016 Yogyakarta) (Internal Certified)

  • 0
PPI JKT-BMD

Training Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Persiapan Akreditasi Rumah Sakit (Almost Running : 8-9 September 2016 Yogyakarta) (Internal Certified)

PENGANTAR TRAINING IMPLEMENTASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI

Pengendalian infeksi di rumah sakit merupakan serangkain aktifitas kegiatan yang wajib dilakukan oleh team/depertemen instalasi pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) di rumah sakit yang merupakan tuntutan kualitas sekaligus persyaratan administrasi rumah sakit dalam menuju akreditasi. Pengendalian infeksi dalam industrialisasi rumah sakit bertujuan untuk melindungi masyarakat dari resiko bahaya penularan wabah, baik yang datang ditularkan dari pasien ke pasien, dari tenaga rumah sakit ke pasien, lingkungan rumah sakit ke pasien/pengunjung, tentunya ini sangat mempunyai peran penting terhadap citra dan nama besar rumah sakit.  Hal ini menjadikan resiko bahaya infeksi dan kegiatan program dapat berbeda antara rumah sakit yang satu dengan rumah sakit lainnya, tergantung kegiatan-kegiatan dan layanan klinis rumah sakit, populasi pasien yang dilayani, lokasi geografis, volume pasien, dan jumlah pegawainya.

Pada umumnya program PPI yang sudah berjalan efektif di fasilitas kesehatan telah menentukan beberapa perencanaan yaitu: menunjuk ketua team, melibatkan staff rumah sakit yang terlatih, menyiapkan metode dan teknik yang tepat sasaran dalam mengidentifikasi dan mengatasi risiko infeksi secara proaktif, telah sesuai dengan sistem standarisasi yang ditentukan oleh kementerian kesehatan. Desakan implementasi PPI juga muncul karena merupakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh rumah sakit untuk bisa terakreditas oleh KARS. Dalam standar KARS tahun 2012 disebutkan bahwa PPI masuk kepada persyaratan penilaian akreditasi rumah sakit. Dan PPI harus melibatkan seluruh bagian dari pelayanan rumah sakit dan melibatkan individu di berbagai unit dan pelayanan, seperti unit pelayanan klinis, pemeliharaan sarana, pelayanan makanan/catering, urusan rumah tangga, laboratorium, farmasi dan pelayanan sterilisasi.

Menindaklanjuti itu semua agar rumah sakit mempunyai program PPI yang efektif, maka penting bagi pengelola rumah sakit untuk melatih seluruh anggotanya terutama yang terlibat dalam team PPI rumah sakit terkait dengan perencanaan program, implementasi dan sistem dokumentasi PPI, dimana diharapkan semua team yang terlibat mampu melaksanakan tugasnya sebaik mungkin sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya. Menjawab semua kebutuhan tersebut diatas, terkait dengan pengembangan kompetensi team PPI rumah sakit agar menjadi sumber daya manusia yang terlatih sebagai Hospital Consultant BMD Street Consulting bermaksud menyelenggarakan Pelatihan Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang sangat efektif diikuti oleh seluruh SDM rumah sakit untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terkait dengan perencanaan dan program implementasi PPI rumah sakit. Proram nantinya akan di dipimpin oleh para tim association Consultant BMD Street Consulting yang sangat berpengalaman dalam membangun program dan mengimplementasikan PPI sebagai upaya peningkatan pelayanan dan mutu di rumah sakit.

TUJUAN  TRAINING IMPLEMENTASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI

Dalam program Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) ini dimaksudkan untuk:

  • Memberikan pemahaman, pengetahuan sekaligus skill kepada peserta untuk bisa meningkatkan mutu dan pelayanan rumah sakit dalam rangka mencapai kepercayaan dan kepuasan pelanggang.
  • Mampu melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian bahaya dirumah sakit yang didalamnya termasuk:  program indentifikasi dan analisa manajemen risiko, Clinical governance, dan K3
  • Mampu memberikan perlindungan terbaik kepada seluruh sumber daya manusia (SDM), pengunjung dan pasien dirumah sakit dari resiko penyakit menular (Emerging Infectious Diseases) dan menurunkan angka penularan HAIs (Hospital Acquired Infections), dan
  • Mampu memberikan perlindungan kepada pasien terhadap resiko kejangkitan infeksi, mampu mengupayakan program pencegahan, surveilens dan sistem pengobatan yang rasional dan ilmiah.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan citra baik rumah sakit.

MATERI TRAINING IMPLEMENTASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI

Sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh kementrian kesehatan (KEMENKES) terkait dengan persyaratan dan implementasi pencegahan dan pengendalian infeksi dirumah sakit. Maka secara garis besar materi yang akan dibahas adalah:

  1. Pedoman manajerial PPI
  2. Prinsip dasar dan Pencegahan Infeksi
  3. Penerapan Patient Safety
  4. konsep dasar infeksi dan Program PPI
  5. Kewaspadaan isolasi
  6. Handling hygiene
  7. Sanitasi alat kesehatan dan lingkungan kerja
  8. Pedoman dasar dan Teknik penggunaan alat pelindung diri
  9. Dekontaminasi Alkes dan linen
  10. Manajemen dan penanganan limbah Rumah Sakit
  11. Sistem Manajemen lingkungan Rumah Sakit
  12. Sistem manajemen laboratororium mikrobiologi dasar rumah sakit dan pengambilan sample
  13. Survilence dan evaluasi implementasi PPI
PESERTA YANG DI REKOMENDASIKAN
Ketua dan anggota team program Implementasi PPI rumah sakit, Departemen P2K3 Rumah Sakit (Klinik, Lab, RS), QHSE Manager dan supervisor Rumah Sakit, Koordinator Dokter, Kepala Perawat, Kepala Bidan, Dept HRD/SDM Rumah Sakit dan semua pihak yang dalam team program pencegahan dan pengendalian infeksi rumah sakit.
METODE PELAKSANAAN
Training Pencegahan dan Pengendalian Infeksi ini menggunakan metode interaktif, yaitu pemahaman dari sisi konsep, contoh aplikasi, berlatih menuangkan konsep, diskusi interaktif dan studi kasus sehingga peserta dapat lebih mudah memahami dan menguasai materi yang diajarkan

TRAINER 

dr. Hasri Dinirianti, MARS & Team

Background pendidikan beliau adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Jakarta dan lulusan Kajian Administrasi Rumah Sakit Universitas Indonesia (MARS-UI). Selain aktif sebagai Trainer dan Association Consultant di BMD Street Consulting dengan spesialisasi keahlian sebagai: ahli administrasi rumah sakit, Instalisasi Gawat Darurat, Instalisasi Rekam Medis, Central Sterile Supply Departement, Basic Life Support, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, Sertifikasi ISO 9001 Manajemen Mutu Rumah Sakit dan Akreditasi Rumah Sakit (JCI) . Beliau juga pernah dan masih aktif sebagai Kepala Instalasi Gawat Darurat RSUD Cengkareng, dokter IGD RS Pelabuhan Jakarta, Instalasi Rekam Medis RSUD Cengkareng, dr Klinik Bahar Medika Depok, Management Representatif ISO 9001:2008 RSUD Cengkareng, dan dr PUSKESMAS Ender Kabupaten Cirebon. Sebagai profesional Trainer dan Konsultan beberapa rumah sakit yang pernah beliau tangani baik sebagai trainer dan konsultan diantaranya: Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sumedang, Rumah Sakit Ibu dan Anak Stelamaris Medan, Rumah Sakit Paru Dr Ario Wirawan Salatiga, RS. UNHAS Makassar, RSUD Malingping Lebak Banten, RS Graha Husada Lampung, RS Pelabuhan Palembang, RSA Melania, RSUD Kabupaten Malinau, RSUD Sidikalang, RSUD Rantau Rapat, RSUD Taman Husada Bontang, RSUD Undata Palu,  Rumah Sakit Ceria Kandangan, RS Singaparna Medika Citra Utama, RSUD Mamuju dan masih banyak lagi lainnya.

Apriningsih SKM, MKM & Team 

Latar belakang pendidikan beliau Master of Public Health, University of Indonesia Faculty of Public Health, major in Quality of Health Service, Bachelor degree of Public Health, University of Indonesia Faculty of Public Health, major in Epidemiology. Working experiences: aktif sebagai Asosiasi Konsultan ” Jaminan Sosial dan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Medical Hotline and Preauthorization Administrator dan Utilization review at Case Management Departement,  Peneliti di Pusat Administrasi Kesehatan dan Study Kebijakan Universitas Indonesia, Dosen mutu dan kesehatan masyarakat di beberapa kampus di Jakarta seperti: Universitas Indonesi, UPN-Jakarta dan Univ. Muhammadiyah., Jakarta , University of Indonesia. Dalam karirnya beliau pernah menulis sekaligus menterjemah buku: “ HACCP Sekilas Pandang. oleh Sara Mortimore & carol Wallace yang diterbitkan oleh  EGC- Penerbit Buku Kedokteran Jakarta (2005). Pengantar Epidemiologi karya Thoms C Timmreck,PhD diterbitkan oleh EGC Jakarta(2005), Panduan Studi Epidemiologi dan Biostatstika oleh Richard F Morton EGC-Jakarta(2009), Metode Pendidikan Kesehatan Masyarakat oleh Robert J.Bensley Jodi Brookins-Fisher diterbitkan oleh EGC-Jakarta(2009), Pedoman Mutu Air Minum-World Health Organization. diterbitkan oleh EGC Jakarta (2009).

DURASI
 2 Hari (Efektif 14 Jam: 09.00-16.00)
INVESTASI (Tidak Termasuk Penginapan)
Rp 4.350.000,00/peserta (Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya)
Rp 5.350.000,00/peserta (Bali, Lombok)
FASILITAS
Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 2X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di hotel berbintang.
INFORMASI & PROMO
Hub      : 021 – 756 3091, 3318 6783, 3280 5064
Fax       : 021 – 756 3291
CONTACT PERSON

0812 9578 8177, 0813 8280 7230

JADWAL TRAINING IMPLEMENTASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI TAHUN 2016

  • 8-9 September 2016 Yogyakarta
  • 26-27 September 2016 Jakarta
  • 6-7 Oktober 2016 Bali
  • 24-25 Oktober 2016 Bandung
  • 3-4 November 2016 Malang
  • 28-29 November 2016 Yogyakarta
  • 8-9 Desember 2016 Bogor
  • 27-28 Desember 2016 Medan

REFERENSI:

  1. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sumedang
  2. Rumah Sakit Ibu dan Anak Stelamaris Medan
  3. Rumah Sakit Paru Dr Ario Wirawan Salatiga
  4. RS Graha Husada Lampung
  5. RS Pelabuhan Palembang
  6. RS TNI AD Guntur – Garut
  7. RSUD Sulthan Dg. Radja Bulukumba – Sulawesi Selatan
  8. RSUD dr. T.C Hillers Maumere – Flores
  9. RSU Bintuni, Papua Barat
  10. RSIA YK Madira, Palembang
  11. RSUD Puruk Cahu Kalimantan Tengah
  12. RSUD Konawe Selatan
  13. RSUD Naibonat Kab. Kupang
  14. RSU PKU Muhammadiyah Purworejo
  15. Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman
  16. RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti
  17. Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk
  18. Rumah Sakit Ceria Kandangan
  19. RS Singaparna Medika Citra Utama
  20. RSUD Mamuju

TESTIMONIAL :

  • “Trainernya sangat berkualitas dan materi yang disampaikan trainer mudah di mengerti” Jasmen Nadeak, Kepala ICU RS Graha Husada Lampung.
  • “Trainingnya sangat memberi masukan tentang bagaimana cara Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit yang kurang saya pahami sebelumnya” dr. Yonarti Thamrin, SpPD Ketua Komite PPI RSUD Sulthan Dg. Radja Bulukumba – Sulawesi Selatan
  • “Saya sangat antusias mengikuti training ini, ada banyak sekali ilmu yang saya dapatkan untuk persiapan akreditasi rumah sakit” Zaenal Mutakin Wakil Ketua Komite PPI RS TNI AD Guntur – Garut
  • “Materi yang disampaikan oleh trainer tidak hanya sekedar teori saja namun lebih kearah sistematis” dr. Martinus Toro Muljono RS TNI AD Guntur – Garut
  • “Materi Training dan trainernya sangat bagus (y)” dr. Mbayo Ridwan Sandi – RSUD Konawe Selatan
  • “Sangat baik dan menambah pengetahuan tentang bagaimana cara mencegah dan mengendalikan infeksi di lingkup ruang kerja” dr. Arya Pradana, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman
  • “Training Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi ini sangat membantu sekali dalam menentukan langkah-langkah persiapan untuk akreditasi di rumah sakit kami” Sheria Puspita Arum – RS Bhayangkara Nganjuk
  • “Sangat puas sekali dengan trainingnya, mudah untuk dipahami dan juga saya mendapatkan banyak sekali ilmu terkait dengan Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit” Sri Hertuti – Staff IPCN RSUD Kepulauan Meranti

Training PPI 19-20 Mei 2016 Bogor-BMD

Training PPI 7-8 Apr 2016 SBY-BMD

PPI YGY-BMD

IMG_0798

PPI JKT-BMD

PPI 28-29 Agustus 2014

 


Leave a Reply

Corporate Services

Jadwal 2012

Customer Services

Customer

Client Testimoni

Our Client

pelanggan

Join to Us